Larasati Resmi Buka Rangkaian 160 Acara Kalender Event 2026 Kota Probolinggo Tahun 2026
KANIGARAN, KOTA PROBOLINGGO - 28 MARET 2026 - Kegiatan tahunan Larasati sukses menghibur ribuan warga Kota Probolinggo pada Jumat malam (27/3), yang digelar di Area Jogging Track Taman Maramis. Diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, acara yang mengusung tema "Jelajah Rasa, Nikmati Seni" tidak hanya menjadi ajang kebersamaan masyarakat, tetapi juga resmi menjadi pembuka rangkaian kalender event pariwisata tahun 2026 daerah tersebut.
Acara ini menghadirkan kombinasi menarik antara sajian kuliner lokal dan pertunjukan seni yang kaya budaya. Sebanyak puluhan pelaku usaha mikro dan kecil hadir untuk memamerkan produk mereka, antara lain Warung Kencur dengan hidangan khas daerah, D'Bell Pepper dengan sajian makanan khas nusantara, Roti Imoet dengan variasi roti khas lokal, Dasaran Godong dengan hidangan tradisional khas Probolinggo, serta berbagai angkringan yang menawarkan camilan rakyat.
Dari sisi hiburan, masyarakat disuguhi ragam penampilan berkualitas mulai dari musik pop modern dari Selaras Band, karawitan klasik dari BMK Jack Nicklaus, kesenian pandalungan yang menjadi identitas budaya daerah dari Sanggar Mardi Budoyo, hingga irama musik dug-dug yang meriah dari Kolosebo Kedungasem.
Kehadiran Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo dr. Evariani semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam acara tersebut. Selain menyemarakkan suasana, kedua pemimpin daerah juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, bahkan ikut bernyanyi bersama sambil menikmati setiap penampilan seni yang disajikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan bahwa Larasati merupakan bagian penting dari kalender event tahun 2026 yang telah diluncurkan sebulan sebelumnya.
Kita telah menyusun sebanyak 160 acara besar yang siap digelar sepanjang tahun. Informasi lengkapnya dapat diakses melalui website resmi Dispopar Kota Probolinggo, dan jumlah tersebut akan terus diperbarui dengan penambahan acara dari tingkat kecamatan hingga kelurahan," jelasnya.
Selain sebagai ajang hiburan, Larasati juga difungsikan untuk mengangkat dan memperkenalkan potensi seni budaya lokal yang berasal dari akar masyarakat Kota Probolinggo. "Kesenian dan bakat budaya yang tumbuh di tengah masyarakat adalah aset berharga yang patut kita jaga dan kembangkan. Ini adalah potensi asli yang menjadi identitas Kota Probolinggo," tambahnya.
Mengenai pemilihan lokasi, Wali Kota melihat kawasan jalan tembus antara Gladak Serang dan Taman Maramis memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata baru.
Dengan menyelenggarakan Larasati di sini, kita berharap dapat membuka jalan bagi tumbuhnya destinasi wisata dan pusat kuliner baru yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," pungkas dr. Aminuddin. (Han)



Social Header