Breaking News

Halal Bihalal KAHMI Jatim, Lebih dari Silaturahmi, Wadah Strategis Bangun Daerah 2026

Halal Bihalal KAHMI Jatim, Lebih dari Silaturahmi, Wadah Strategis Bangun Daerah 2026

 jatim.satusuara.co.id 

PROBOLINGGO, 12 April 2026 – Kota Probolinggo menjadi pusat perhatian dengan menjadi tuan rumah acara Halal Bihalal Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur. Acara yang digelar di Puri Manggala Bhakti pada Minggu (12/4/2026) ini tidak hanya menjadi momen keakraban pasca Idulfitri, tetapi juga diisi dengan diskusi strategis bertajuk “Ketahanan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Global” yang menghadirkan unsur eksekutif dan legislatif.

Dalam forum tersebut, hadir Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina KAHMI Majelis Daerah Kota Probolinggo. Ia disambut oleh sejumlah tokoh penting KAHMI Jawa Timur, antara lain Ketua KAHMI Jatim Agus Machmud Fauzi, jajaran Presidium, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPR RI Ali Mufti, serta para kepala daerah alumni HMI se-Jawa Timur, termasuk Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo. Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Dr. Evariani.

Ketua KAHMI Jatim, Agus Machmud Fauzi, menegaskan bahwa forum ini memiliki makna ganda. Selain sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, acara ini juga menjadi ruang diskusi produktif untuk merumuskan gagasan-gagasan strategis menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jatim.

Diskusi menjelang Muswil ini harus kita dorong menjadi langkah nyata. Setiap gagasan yang lahir di forum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jawa Timur dan Indonesia,” tegasnya.

Salah satu topik utama yang menjadi sorotan adalah bagaimana membangun ketahanan daerah dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Narasumber dari kalangan eksekutif dan legislatif hadir untuk berbagi pandangan dan solusi.

Sementara itu, Dr. Aminuddin menambahkan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat konektivitas dan sinergitas antar sesama alumni HMI di seluruh Jawa Timur.

Momentum halal bihalal ini sangat berharga. Tidak hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga untuk mempertegas komitmen bersama dalam membangun daerah melalui jejaring yang dimiliki KAHMI,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi kunci untuk mempercepat implementasi program-program strategis nasional sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada di daerah.

KAHMI memiliki kekuatan besar karena anggotanya tersebar di berbagai lini strategis—mulai dari birokrasi, legislatif, dunia usaha, hingga masyarakat sipil. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk menghadapi tantangan global saat ini,” tambahnya.

Dr. Aminuddin juga menekankan agar forum seperti ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Kita perlu memperkuat kerja sama antar daerah, sehingga program nasional dapat berjalan optimal dengan tetap mengangkat keunggulan lokal. Forum ini harus menjadi awal dari aksi nyata,” pungkasnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap KAHMI diharapkan terus tumbuh melalui karya dan kontribusi nyata. Pengalaman panjang para kader di berbagai sektor menjadi kekuatan utama untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkelanjutan. 

(Han)

© Copyright 2022 - jatim.satusuara.co.id