Pemkab Probolinggo Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi Pelayanan Publik Tahun 2026
KRAKSAAN,"- 13-April-2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menegaskan pentingnya penerapan kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah, Abdul Ghafur, saat memimpin apel bersama di halaman Kantor Bupati Probolinggo, Senin (13/4/2026).
Dalam arahannya, Abdul Ghafur menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk membangun karakter, menjaga kedisiplinan, dan memperkuat etos kerja seluruh jajaran pemerintahan.
Apel pagi ini bukan hanya untuk penggugur kewajiban semata, tetapi menjadi sarana untuk menjaga kedisiplinan serta mempertegas komitmen kita dalam melayani masyarakat, baik di minggu ini maupun ke depannya,” ujar Ghafur.
Ia meminta seluruh ASN untuk meningkatkan kedisiplinan sebagai wujud tanggung jawab profesional dalam menjalankan amanah. “Disiplin menjadi fondasi utama. Ini bagian penting dari komitmen kita dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik dan benar,” tegasnya.
Selain soal kedisiplinan, Abdul Ghafur juga menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antar Perangkat Daerah dinilai sangat krusial agar program-program prioritas dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.
Pelayanan publik harus berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program-program prioritas tidak boleh mandek, justru harus terus didorong kemajuannya setiap hari dengan sistem kerja yang semakin efektif dan efisien,” tambahnya.
Di akhir arahan, Ghafur juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tahun 2026. Acara akbar ini akan digelar di Alun-alun Kraksaan pada rentang tanggal 17 hingga 26 April 2026.
Mari kita meramaikan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo. Ini bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum kebersamaan yang sekaligus dapat menggerakkan roda perekonomian daerah, termasuk melalui partisipasi aktif pelaku UMKM,” tutupnya.
(Han)



Social Header