Breaking News

Cegah Bahaya NAPZA Sejak Dini, Polres Probolinggo Kota Berikan Edukasi kepada 256 Siswa Baru SMP Negeri 4 Tahun 2026

Cegah Bahaya NAPZA Sejak Dini, Polres Probolinggo Kota Berikan Edukasi kepada 256 Siswa Baru SMP Negeri 4 Tahun 2026 

jatim.satusuara.co.id 

PROBOLINGGO – 15 juli 2026 Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polres Probolinggo Kota memberikan penyuluhan hukum dan pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) kepada 256 peserta didik baru SMP Negeri 4 Probolinggo. Kegiatan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 09.30 WIB. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk membangun kesadaran hukum serta membentengi generasi muda dari ancaman bahaya narkoba sejak usia dini.

Tim penyuluh dipimpin oleh Aipda Eko Purwanto, S.H., bersama Bripka Dina Irawati Agustin dan Bripda Akwilla Arcegar Pramudya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMP Negeri 4 Probolinggo, Siti Maimuna, S.Pd., M.Pd., serta seluruh jajaran guru dan peserta didik baru. 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan kepala sekolah, dilanjutkan penyampaian materi, sesi diskusi dan tanya jawab, serta ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam pemaparan materinya, para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai definisi, jenis-jenis NAPZA, serta dampak buruknya bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan dan lingkungan sosial. 

Selain itu, tim juga menjelaskan berbagai modus penawaran yang sering terjadi di kalangan pelajar, cara menolak ajakan yang tidak baik, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. 

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum yang berlaku terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, agar para siswa memahami konsekuensi yang harus dihadapi jika melanggar aturan.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak pelajar untuk senantiasa menjaga pola hidup sehat dan mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat.

"Kami ingin mendorong adik-adik pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, taat hukum, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan NAPZA," ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

"Harapannya, edukasi ini menjadi bekal berharga bagi para siswa agar lebih waspada dan turut berperan aktif menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dari ancaman NAPZA," pungkasnya.    (Han)

© Copyright 2022 - jatim.satusuara.co.id